Showing posts with label Teknologi. Show all posts
Showing posts with label Teknologi. Show all posts

Cara Mendapatkan Income dari Proyek Open Source

9:25 AM | , , , , , , ,


Pikiran pertama saya ketika dulu mengenal gerakan open source adalah bagaimana cara Programmer mendapatkan uang? Saya yakin, pikiran ini pasti juga pernah masuk ke kepala anda jika anda seorang pendukung open source.
Ternyata, setelah lebih dari 10 tahun  mengenal open source, mendapatkan uang bagi programer open source bisa didapat dengan berbagai cara. Berikut ini adalah contoh contoh bagaimana Programmer open source mendapatkan uang .

Iklan di website/ Produk

Beberapa proyek open source, dikunjungi oleh ribuan orang tiap hari, mereka biasanya memasang iklan asdsense atau iklan banner dari pengiklan. Cara ini adalah cara paling dasar yang dilakukan oleh Programmer open source, sama dengan orang yang pada mengejar dollar dengan SEO dan Adsense.
Contoh iklan yang ada di produk adalah search engine Google di Firefox. setiap pencarian yang berasal dari firefox, lalu user mengklik iklan di hasil pencarian, maka Mozilla akan mendapatkan uang dari Google.

Donasi dan Sponsor

Selain dengan iklan, biasanya programer open source mendapatkan uang dengan menerima donasi paypal, Contoh dari proyek open source yang mengandalkan donasi adalah Wikipedia, sedangkan proyek open source yang mengandalkan sponsor adalah Apache software Foundation. (http://apache.org).

Menulis Buku

Salah satu kekurangan dari proyek open source adalah dokumentasi yang sangat sedikit dan tidak tersusun dengan baik. Kebanyakan programer tidak terlalu pintar menulis dokumentasi atau malas menulisnya. maka biasanya ini menjadi lahan bisnis dengan cara menulis buku tentang proyek open source yang dibuatnya. Salah satu contohnya adalah Jhon Resig pembuat jQuery. Otomatis bukunya laris karena penulisnya sendiri adalah pembuat jQuery.

Mengadakan Pelatihan/Konsultasi

Software open source rata rata bisa didapatkan secara gratis, maka para programernya membuka bisnis pelatihan, training atau konsultasi. Ada yang sifatnya Offline atau online training. Contoh dari proyek open source yang berbisnis seperti ini adalah Sencha. Sencha adalah perusahaan dibalik Ext JS framework. Untuk konsultasi biasanya dalam bentuk bantuan coding atau memberikan solusi perkasus yang dihadapi user.

Membundle dengan Hardware

Contoh proyek open source yang menggunakan cara ini adalah Ubuntu. Ubuntu memang gratis, namun ketika sudah dibundle dengan Hardware, maka pihak ubuntu akan mendapatkan sekian persen keuntungan dari penjualan server/komputer berbasis ubuntu.

Support

support atau dukungan teknis diberikan oleh pihak programer/perusahaan open source dalam bentuk bantuan lewat telepon, email, chat atau remote . Contoh perusahaan yang mengandalkan support adalah Canonical– perusahaan dibalik ubuntu– dan Redhat. Produknya gratis, support nya bayar.

membuat Layanan Cloud

Contoh dari proyek open source yang menggunakan pola bisnis ini adalah WordPress. Jika anda bisa memasang wordpress di hosting anda sendiri, silahkan anda download software WordPress , bagi user biasa yang ingin langsung ngeblog, silahkan daftar di WordPress.com.
Tapi, bukannya wordpress.com gratis? Yup, anda benar, namun jika anda ingin mendapatkan fitur tambahan dan layanan premium, maka anda harus membayar biaya dengan sistem langganan per tahun ke Automatic, perusahaan dibalik wordpress.com.

Menerapkan konsep Dual Lisensi

Salah satu prinsip open source adalah, jika anda mendapatkan program secara free, lalu anda memodifikasinya maka harusnya modifikasi, atau program turunannya juga harus free. Nah terus bagaimana dong kalau saya ingin membuat aplikasi atau produk yang dibuat dari software open source tapi saya tidak ingin mengopensource kannya? caranya anda membeli komersial lisensi.
Komersial lisensi adalah lisensi yang dikeluarkan oleh perusahaan /programer open source yang intinya membolehkan anda membuat program komersial tanpa harus mengopensourcekan kembali. Contoh perusahaan open source yang menerapkan konsep ini adalah Sencha Inc, Highcart dan FancyBox.

Kesimpulan

Kenyataan di lapangan, perusahaan /Programmer open source mengkombinasikan cara diatas untuk mengoptimalkan pendapatannya, sebagian programer mendapatkan ratusan dollar perbulan, namun tidak sedikit yang mendapatkan jutaan dollar tiap tahunnya.
Dari sini, bisa kita ambil kesimpulan bahwa bisnis open source bukanlah bisnis kecil apalagi bisnis yang tidak menguntungkan. Kesimpulan lainnya, bahwa walaupun produk open source sendiri bisa didapatkan secara gratis, namun untuk support dan layanan tambahan nya (jasa) harus didapatkan secara berbayar.
Open source tidak identik dengan “gratisan”, open source lebih identik dengan “kebebasan dan keterbukaan”. Jadi kapan anda memulai bisnis open source?
(sumber  : http://www.candra.web.id )
Read More

Upgrade SDCard Galaxy Young-mu, Upsss Jangan Lupa Dibackup

9:30 AM | , , , , ,

Wah jengkel banget kan kalo tiba-tiba smartphone androidmu memorinya penuh. Uh.. terpaksa harus ngebersihin dulu cache memorinya. 
 
Mungkin suatu hari anda berenana membeli SD card baru dengan kapasitas dan performanya jauh lebih tinggi daripada yang saat ini terpasang di gadget Android Anda.
 
Lalu Anda pasang - dan..... lho kok gadget Android Anda jadi kacau ?? Upsss jangan bingung dan jangan khawatir mas bro.. :) 
 
Ane sekedar sharing kebetulan ane juga mau upgrade tuh SDCardnya. Sebelum upgrade kita simak dulu penjelasannya kang mas bro brian dorkwolf lewat blognya narasipanjang.blogspot.com
 
Ternyata, untuk mengganti SD card di gadget Android, perlu dilakukan backup dengan benar, dan kemudian di restore kembali dengan benar. Tidak bisa hanya dengan proses copy biasa dari SDcard lama ke SDcard baru begitu saja. Apalagi jika Anda menggunakan software-software / ROM yang spesial, seperti a2sd Darktremor atau lainnya.
Cara termudah untuk melakukan ini adalah sebagai berikut : 
( 1 ) Backup setting gadget Anda ke Google Pilih Settings - Privacy, dan lalu pastikan bahwa setting "Backup my data" dan "Automatic restore" sudah di enable.
Lalu jalankan Sync, yaitu klik Settings - Accounts and Sync, dan pilih semua account yang ada agar jadi dimulai proses Sync nya. 
( 2 ) Backup SMS sambil menunggu proses sync di poin 1 diatas selesai, kita backup dulu SMS kita. Caranya mudah, yaitu :
  1. Pasang app "SMS Backup+"
  2. Jalankan, dan lalu klik di "Connect"
  3. Maka Anda akan diminta untuk mengizinkan SMS Backup+ melakukan backup SMS di Android Anda ke account Gmail.
  4. Setelah Anda approve, kemudian tekan tombol Backup.
Maka SMS yang ada akan mulai di backup ke account Gmail Anda, dengan label "SMS". 
( 3 ) Pasang ClockWorkMod Setelah proses 1 & 2 selesai, pasang ROM CLockWorkMod di gadget Anda. Caranya berbeda-beda, tergantung dari gadget Android Anda. Silakan bisa di Googling. 
( 4 ) Backup data pakai ClockWorkMod dengan memanfaatkan CWM ini, kita jadi bisa melakukan backup data gadget Android kita dengan lengkap. 
Cukup booting ke Recovery Mode dari CWM (biasanya dengan Poweroff, dan lalu hidupkan kembali sambil tekan tombol Home+Power). Dan lalu pilih menu "backup and restore", dan lalu pilih "Backup".
Maka CWM kemudian akan melakukan backup sistem Android dengan lengkap, dan menyimpannya di folder "clockworkmod" di SD card Anda. 
( 5 ) Copy isi SD card lama ke SD card yang baru dan pastikan bahwa folder clockworkmod sudah turut ter copy semua isinya. 
( 6 ) Restore data pakai ClockWorkMod pasang SD card baru, dan lalu boot gadget Android Anda ke Recovery Mode. 
Setelah muncul menu utama CWM, kemudian kembali pilih menu "backup and restore", dan setelah itu pilih menu Restore
Tunggu sampai selesai, dan lalu tekan tombol back, dan pilih menu "reboot system now" 
( 7 ) Restore SMS caranya mudah, pasang app "SMS Backup+" seperti di poin 2 - namun kini klik tombol Restore Lalu tunggu sampai seluruh SMS selesai di restore kembali.

Touchdown gadget Android Anda akan kembali seperti sediakala dengan SD card yang baru telah terpasang. :)
Read More

Ternyata Windows yg kita beli itu statusnya cuma disewa

4:35 PM | ,

           Sadar atau tidak pengguna Windows di Indonesia ini sebagian besar menggunakan versi bajakan. Tetapi ada pula yang rela mengeluarkan isi dompet yang tak bisa dibilang sedikit juga untuk membelinya. Tapi tahukah anda ketika anda membeli lisensi windows anda sebenarnya tidak membelinya secara utuh, melainkan anda hanya sebagai penyewa saja. Lihat keterangan berikut.

          EULA (End User License Agreement) adalah perjanjian antara pembuat aplikasi perangkat lunak dan pengguna aplikasi tersebut. EULA menyatakan bahwa peng guna boleh menggunakan perangkat lunak ini dengan syarat harus setuju untuk tidak melanggar semua larangan yang tercantum pada EULA tersebut.
Persetujuan ini bisa dinyatakan dengan memilih “I Accept” pada awal proses instalasi aplikasi.
Sebenernya bacanya di situs blog rekan saya tentang EULA yang selalu hadir dalam seluruh aplikasi yang berjalan dalam Sistem Operasi Windows, okelah langsung aja saya berikan salinan dan sedikit penjabarannya:

…..You may install, use, access, display and run one copy of the Product on a single computer, such as a workstation, terminal or other device (“Workstation Computer”). The Product may not be used by more than two (2) processors at any one time on any single Workstation Computer……….

……..Anda boleh memasang, menggunakan, mengakses, menampilkan dan menjalankan satu salinan dari Produk (Windows) pada sebuah komputer, seperti sebuah workstation, terminal atau perangkat lain (Komputer Workstation). Produk ini tidak boleh digunakan oleh lebih dari dua (2) prosesor setiap satu waktu pada satu Workstation Komputer………

…..you may not use the Product to permit any Device to use, access, display or run other executable software residing on the Workstation Computer, nor may you permit any Device to use, access, display, or run the Product or Product’s user interface, unless the Device has a separate license for the Product....

…..pembatasan penggunaan, kecuali perangkat tersebut memiliki Lisensi yang berbeda untuk produk tersebut....

…..You may also need to reactivate the Product if you modify your computer hardware or alter the Product…..

[x(] ....Anda mungkin perlu untuk mengaktifkan kembali Produk (Windows) jika anda memodifikasi hardware computer atau merubah (Penggunaan jenis) produk. Setiap kita Upgrade Hardware berarti harus bayar lagi……….

…You may move the Product to a different Workstation Computer. After the transfer, you must completely remove the Product from the former Workstation Computer……

....Jelas, Pemindahan/Install ulang di computer lain maka Produk yang terinstall di komputer sebelumnya harus di hapus (PELIT!)….

….You may not rent, lease, lend or provide commercial hosting services to third parties with the Product….

...Tidak boleh di-SEWA-kan, di-PINJAM-kan atau menyediakan layanan Hosting Komersil kepada pihak ketiga....

…..You may not reverse engineer, decompile, or disassemble the Product….
.....Tidak boleh memodifikasi, kompilasi ulang atau membuat ulang Produk (Windows)…..

…..The Product is licensed, not sold……

Tenyata produk ini tidak dijual. BERARTI SELAMA INI HANYA MENYEWA !!!

[:))] Saya hanya ingin menegaskan kepada masyarakat, bahwa Pengguna Windows hanya menyewa penggunaan Perangkat lunak Windows, Bukan membelinya. Dan pada saat menggunakannya berarti menyetujui perjanjian EULA diatas.
Sehingga wajib patuh atas segala pembatasan-pembatasan terhadap penggunaan komputer serta perangkat lunak yang terpasang didalamnya seperti yang tertuang dalam EULA tersebut diatas.

..Marilah KITA gunakan Perangkat Lunak Legal.
Stop penggunaan perangkat lunak bajakan !!!
Pilih Perangkat Lunak Bebas Terbuka...

Tulisan ini bersumber dari : http://mars-99.blogspot.com
Read More